untuk apa aku lahir dan hidup materi bk

Palembang 9 Juni 2011 di Warnet Thaher Kembali aku berpikir.. karena sebentar lagi usiaku akan bertambah satu lagi.. dan itu berarti persediaan um Aku Lahir untuk Apa? - Kompasiana.com KUMPULANMATERI BK. Adilla Fithriyani. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. This Paper. A short summary of this paper. 34 Full PDFs related to this paper. Download. (PDF Formated) Bahan Ajar dan Rancangan Pembelajaran Psikologi Pendidikan (Teaching Materials and Learning Design Educational Psychology) KataKata Ucapan Hari Ayah. Untuk mengenang jasa-jasanya yang mulia kamu bisa merayakan Hari Ayah yang jatuh pada tanggal 12 November nanti. Selamat Hari Lahir Ayah. Berusaha lebih banyak untuk mendapatkan hadiah hari jadi yang menarik untuk ayah anda dan membalut mana-mana ucapan selamat ulang tahun lucu untuk ayah pada hadiah pada kad hari lahir. TUGAS3 PRAKTIKUM BK KARIR (MATERI BK KARIR) Bingung memilih Jurusan apa dan Perguruan Tinggi mana untuk melanjutkan studi setelah lulus dari SMA, SMK atau Sederajat? Coba deh baca artikel ini yang berdasarkan pengamatan, pengalaman, penilaian, penyimpulan, dan sudut pandang saya. "Aku pengin jadi pengacara. Bayarannya besar. Bisa Remajadan Konsep Diri. Di era yang modern ini sangatlah penting bagi seorang remaja untuk memahami maupun mengenal konsep diri. Karena melalui pemahaman terhadap konsep diri, seorang remaja dapat mengenal siapa dirinya yang sebenarnya, seperti apakah dia, dan bagaimana cara dia menjaga diri serta memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi. Singles 2 Wilde Zeiten Kostenlos Downloaden Vollversion. PEMAHAMAN DIRI A. Arti Pemahaman Diri Pemahaman diri merupakan suatu bentuk upaya pencitraan diri seseorang tentang bagaimana individu tersebut memahami akan kekurangan dan kelebihannya. Maka individu tersebut akan membentuk rasa percaya diri yang timbul dari pemahaman dirinya. Karena, orang dengan percaya diri batin juga sangat sadar diri. Mereka tidak terus menerus merenungi diri sendiri, tetapi secara teratur mereka memikirkan perasaan, pikiran dan perilaku mereka, dan mereka selalu ingin tahu bgaimana pendapat orang lain tentang diri mereka. Kalau seseorang memiliki pemahaman diri yang baik, mereka akan • Mengenal kelemahan dan keterbatasan mereka dan karena itu kecil kemungkinan mereka membiarkan diri mengalami kegagalan berulang kali. • Tumbuh dengan kesadaran yang mantap tentang identitas mereka sendiri dan karena itu mereka jauh lebih mampu dan puas menjadi seorang pribadi’ dan tidak mengikuti begitu saja khalayak ramai’. • Cenderung mempunyai teman-teman yang tepat’ karena mereka tahu apa yang mereka inginkan dari persahabatn itu. • Terbuka untuk menerima umpan balik dari orang lain dan tidak selalu melonjak untuk membela diri, begitu dikritik orang. • Mau dan sedia mendapat bantuan dan pelajaran karena mereka bukan orang yang serba tahu’. Apabila kita sudah memahami tentang dirinya maka akan timbul citra diri. Maksudnya adalah jika kita memiliki citra diri positif, maka kita akan mengalami berbagai macam hal positif sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Banyak ahli percaya bahwa orang yang memiliki citra positif adalah orang yang beruntung. B. Siapakah Aku Ini? Jika kamu ditanya, siapakah kamu?, tentu akan beraneka jawaban dari setiap orang. Untuk membantu menjawab pertanyaan itu sedikitnya ada dua sudut pandang yang dapat dijadikan landasan. Dari sudut pandang spiritual setidaknya jawaban yang mungkin adalah sebagai berikut. 1 Aku adalah makhluk ciptaan Tuhan yang disebut manusia. 2 Aku diciptakan Tuhan sebagai tanda terbesar atas kuasa-Nya di muka bumi. 3 Aku adalah manusia yang diberi tanggung jawab oleh Tuhan untuk menjaga, mengelola dunia sehingga berkembang dan berarti bagi kehidupan seluruh makhluk ciptaan-Nya. 4 Berdasarkan agamamu masing-masing mungkin bisa diberikan jawaban lain. Dari sudut psikologi humanistik Abraham Maslow, “Aku’’adalah manusia yang memiliki kebutuhan-kebutuhan yang secara bertingkat perlu dipenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan-kebutuhan tersebut dari tingkat yang paling dasar sampai yang paling tinggi adalah a. Kebutuhan fisiologis, seperti makanan, minuman, dan seksualitas. b. Kebutuhan akan rasa aman, seperti rasa tentram dan terhindar dari bahaya. c. Kebutuhan untuk dicintai dan mencintai, seperti bergabung bersama orang lain, menjadi anggota atau diterima dalam suatu kelompok, menjalin relasi secara pribadi yang nyaman antarmanusia. d. Kebutuhan mengaktualisasi diri, seperti meralisasikan dan menunjukan bakat atau kemampuan. Apabila kebutuhan-kebutuhan minimal seseorang tidak dapat dipenuhi, orang itu daat mengalami gangguan keseimbangan psikologis. Gangguan ini bisa berbentuk rasa kesal, perenggang hubungan sosial, putus asa dan frustasi dengan gejala seperti seringmarah-marah, penarikan diri dari pergaulanserba salah dan takut, sikap pasrah yang konyol, tidak tahu arah hidup, hidup seperti tanpa arti,atau sikap apatis atas kehidupannya. C. Untuk Apa Aku Lahir dan Hidup? Memahami diri rupanya tidak cukup hanya dapat menjawab pertanyaan “siapa saya” saja. Pertanyaan itu perlu diteruskan lagi, hingga “untuk apa aku lahir dan hidup”. Mungkin dibenakmu pertanyaan seperti itu pernah terbetik. Jawabannya sebenarnya bisa bermacam-macam, tergantung pada pandangan hidup seseorang. Sebagai langkah awal untuk menjawab pertanyaan itu kiranya kita perlu memahami berbagai hal prinsip yang bisa dipahami dan dikembangkan terus-menerus dalam kehidupan. a. Hidup itu adalah suatu priode yang memiliki batas waktu tertentu yang diberikan oleh Tuhan bagi manusia. b. Hidup adalah suatu proses “menjadi” yaitu menjadi manusia yang berarti dan berguna bagi hidup itu sendiri dan berguna bagi dunia. c. Waktu tak akan terulang lagi. Menunda-nunda waktu dengan alasan masih banyak waktu adalah tidak beralasan. d. Rentang waktu seharusnya tidak seharusnya diisi dengan cara seadanya. Manusia harus merencanakan dan mengisi kesempatan hidupnya dengan cara efektif dan produktif. e. Hari ini adalah hari pertama dari sisa hidupmu. Tidak ada yang memastikan kapan seseorang akan dilahirkan, sebagaimana juga tidak bisa dipastikan kapan kita akan meninggalkan dunia. f. Tak selamanya manusia tergantung pada orang lain, oran tua. Karena itu kamu harus sudah memulai cita-cita. Kamu harus memulai sesuatu dengan berani mengatakan, “Aku sudah memulai” Kamu hendaknya menyadari sedang berada dimana dan hidup pada masa yang seperti apa. Hal ini penting dipahami agar kamu tidak mudah terkejut akan cepatnya perubahan zaman. Penyesuaian diri atas posisi kita dalam rentang waktu kehidupan akan membuat kita bijaksana dan tepat dalam bersikap. D. Menjadi Apakah Aku Nanti? Bagian ini berkaitan dengan cita-cita,harapan akan masa depan. Kamu hendaknya memiliki cita-cita yang realistis agar tercapai dikemudian hari. Cita-cita tidak bisa dicapai begitu saja tanpa usaha yang banyak pandangan yang dapat dijadikan landasan untuk mencapai cita-cita. Kita bisa menyederhanakannya sebagai berikut. a. Menunda waktu akan membuat cita-cita menjauh. Hidup penuh dengan kompetensi. Untuk bisa diterima sebagai siswidisekolahan ini kamu perlu menyisikan banyak saingan. Begitu pula untuk masuk dunia kerja, kamu harus mampu lulus seleksi. Menunda waktu membuat kamu ketertinggalan oleh orang lain. b. Orang harus berani berubah dan berkembang. Perubahan perlu didukung oleh semangat juang dan kerendahan hati. c. Jadikanlah pemain, bukan penonton. Apakah kamu hanya ingin menjadi penonton keberhasilan orang lain? Tentukanlah segera, bahwa kamu ingin menjadi pemain apa cita-cita dan bermain dilapangan yang mana profesi/pekerjaan. Untuk itu, berusahalah dengan daya juang yang tangguh, bermain dengan adil menjauhi kecurangan. Setiap tujuan baik harus ditempuh dengan cara yang baik pula. d. Jangan memandang ke depan dengan keputusan yang besar dan muluk-muluk,sehingga lupa pada hal-hal kecil dan sepele. Hidup selalu dibangun dengan hal-hal kecil, pengalama-pengalaman sehari-hari, tugas-tugas rutin. Semua hal di masa depan cita-cita, harapan masa depan akan berhasil jika kamu tidak melupakan hal-hal yang kecil. Hal-hal seperti tata krama dalam pergaulan, tegur sapa, tolong menolong, perhatian, etika, pergaulan, melaksanakan tugas-tugas rutin dirumah. Tetapi, sebenarnya semua hal-hal kecil inilah yang membangun masa depanmu. Jelaskan bahwa cita-cita perlu dicapai dengan usaha prinsip diatas kiranya dapat memotivasimu untuk tidak ragu-ragu berusaha meraih cita-cita “ingin menjadi apakah aku nanti?” Jawabannya harus dimulai dengan memahami dirimu sendiri, dan menggunakan potensi dirimu untuk mencapai cita-cita dengan sebaik-baiknya. Mumpung masih hangat nya, saya akan nyimpen ilmu yang saya dapat hasil dari PPG. dan semoga ini bisa bermanfaat buat kita semua. Kali ini saya menggunakan tehnik SOSIODRAMA. Mohon kritik dan saran yang membangunRENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/ 2020 A Komponen Layanan Layanan Dasar B Bidang Layanan Pribadi – Belajar C Fungsi Layanan Pemahaman dan pencegahan D Tujuan Umum Peserta didik atau konseli mampu menampilkan hidup hemat, ulet, sungguh- sungguh dan kompetitif atas dasar kesadaran sendiri E Tujuan Khusus 1. Peserta didik mampu menyimpulkan Faktor Penyebab Menyontek C6 2. Peserta didik mampu mempertajam pengetahuan Akibat Menyontek P5 3. Peserta didik mampu memecahkan masalah Cara Penanggulangan menyontek A5 F Topik Mencontek dan Akibatnya G Sasaran Layanan X TKJ Kelompok 3 H Metode dan Teknik Sosiodrama I Waktu 60 Menit J Media/ Alat Naskah Sosiodrama K Tanggal Pelaksanaan Rabu, Januari 2020 L Sumber bacaan Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling untuk SMK-MAK kelas 11, Yogyakarta, Paramitra Publishing M Uraian Kegiatan Awal Penyataan Tujuan 1. Guru BK membuka dengan salam dan berdoa 2. Membina hubungan baik dengan peserta didik menanyakan kabar, pelajaran sebelumnya, ice breaking 3. Guru BK menyampaikan tentang tujuan bimbingan kelompok, yaitu a. Peserta didik mampu menyimpulkan Faktor Penyebab Menyontek C6 b. Peserta didik mampu mempertajam pengetahuan Akibat Menyontek P5 c. Peserta didik mampu memecahkan masalah Cara Penanggulangan menyontek A5 Penjelasan tentang langkah- langkah kegiatan kelompok Pembentukan kelompok pembentukan kelompok Guru BK menjelaskantentang langkah-langkah kegiatan kelompok a. Konselor menjelaskan bahwa bimbingan kelompok ini akan dilaksanakan dengan teknik sosiodrama dan peserta didik akan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok pemain dan kelompok pengamat b. Konselor membacakan garis besar cerita sosiodrama tentang mencontek dan akibatnya c. Konselor memberi penjelasan tentang tugas yang harus dilakukan masing-masing kelompok d. Menyepakati waktu bersama dalam kegiatan bimingan kelompok Mengarahkan Kegiatan Konsolidasi Guru BK memberikan penjelasan tentang topik yang akan dibicarakan yaitu arti mencontek dan akibatnya 2. Tahap Peralihan Transisi Guru BK menanyakan kalau-kalau ada siswa yang belum mengerti dan memberikan penjelasannya Storming a. Guru BK menanyakan kesiapan kelompok dalam melaksanakan kegiatan kelompok b. Guru BK memberikan kesempatan bertanya kepada setiap kelompok tentang tugas-tugas yang belum mereka pahami c. Guru BK menjelaskan kembali secara singkat tentang tugas dan tanggung jawab jika diperlukan Guru BK menyiapkan siswa untuk menyiapkan komitmen tentang kegiatan yang akan dilakukan Norming a. Guru BK menanyakan kesiapan para peserta untuk melaksanakan tugas. b. Setelah semua peserta menyatakan siap, kemudian guru BK atau konselor memulai masuk ke tahap inti/ kerja 1. Tahap Inti/ Kerja Proses/kegiatan yangdialami pesertadidikdalamsuatu kegiatanbimbingan berdasarkantekniktertentu Eksperientasi Peserta didik melakukan kegiatan sesuai langkah-langkah dan tugas serta tanggung jawabnya yang telah dijelaskan, yaitu a. Kelompok pemain secara berkelompok dalam waktu 5 menit untuk mengidentifikasi tokoh dalam cerita, menentukan siapa yang akan berperan sesuai tokoh yang ada, menentukan skenario cerita, dan menampilkan sosiodrama. b. Kelompok pengamat bertugas mengamati jalannya sosiodrama. Pengungkapan perasaan, pemikiran dan pengalaman tentang apa yang terjadi dalam kegiatan bimbingan refleksi Guru BK memimpin diskusi setelah pelaksanaan sosiodrama. Refleksi yang akan diungkap adalah a. Refleksi Identifikasi. § Bagaimana perasaan peserta didik saat memerankan perannya masing-masing? § Pemahaman apa yang diperoleh setelah mengikuti proses sosiodrama ini?” b. Refleksi Analisis Apa arti pentingnya persahabatan dalam hubungan sosial ? c. Refleksi Generalisasi Selanjutnya, apa rencanamu setelah mengikuti sosiodrama ini?” Pengakhiran Menutup kegiatan dan tindak lanjut Guru BK menyimpulkan hasil sosiodrama dan memberikan penguatan kepada peserta didik berkaitan dengan tugas perkembangannya serta memberikan tindak lanjut konseling individual atau kelompok bagi peserta didik yang menginginkannya. Akhir dari tahap ini adalah menutup kegiatan layanan secara simpatik Framming N Evaluasi 1. Evaluasi Proses Evaluasi setelah melihat proses yang terjadi dalam kegiatan bimbingan kelompok, meliputi a. Menilai partisipasi dan antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan. b. Menilai proses dinamika kelompok c. Menilai keterlaksanaan proses layanan 2. Evaluasi hasil Evaluasi setelah mengikuti bimbingan kelompok antara lain a. Mengajukan pertanyaan untuk menilai pengalaman konseli dalam bimbingan kelompok b. Menilai perubahan pemahaman, sikap, dan tingkah laku siswa. c. Anggota kelompok mengisi instrumen penilaian dari guru BK. Tentang mencontek dan akibatnya Mengetahui Kepala SMK Darussalam Subah Nur Inda Sari, Batang, Januari 2020 Guru BK Ernawati, TEKS SOSIODRAMA Tema Mencontek Tokoh 1. Arga 2. Supri 3. Anjas kelas IX 4. Bimo kelas IX 5. Bu Maria guru IPA 6. Bu Linda guru BK Arga dan Supri adalah teman baik, kemanapun mereka selalu bersama. Mereka juga selalu belajar bersama. Arga menduduki peringkat 1 di kelasnya, sedangkan Supri menduduki peringkat 3. Suatu hari, Bu Maria membagikan hasil ulangan IPA. Bu Maria Arga!! Supri!! sambil memberikan kertas ulangan Setelah seluruh hasil ulangan selesai dibagikan.. Supri Lihat!! Arga, aku mendapatkan nilai 100.! menunjukkan kertas ulangan Arga Hebat! Aku saja hanya mendapatkan 80.. Supri Hm,, Arga, kupikir..Mulai sekarang kita tidak perlu belajar bersama lagi, deh.. Arga Lho? Kenapa begitu?? Supri Kupikir tanpa harus belajar bersama, aku pasti bisa menyaingimu.. lalu pergi meninggalkan Arga Arga merasa dia diremehkan, lalu Arga berjalan keluar kelas melewati bangku Supri yang kosong. Tanpa sengaja Arga melihat selembar kertas bertuliskan notasi lagu, tetapi hanya memakai nada do-re-mi-fa. Karena penasaran, Arga lalu mengambil kertas itu dan membawanya ke kantin. Di kantin, Arga memandangi kertas itu dengan teliti. Diam-diam Arga mencoba melagukan notasi itu. Tiba-tiba Anjas datang. Anjas Lagu apa yang sedang kamu gumamkan? Ko nadanya aneh. Arga Ini. menunjukkan kertas Aku mendapatkannya di loker meja Supri. Anjas Supri sahabatmu? Arga Ya, tapi tampaknya ia tidak mengakuiku sebagai sahabatnya lagi. Anjas Kenapa begitu? Arga Saat ulangan IPA, aku mendapat nilai 80, dan Supri mendapat nilai 100. Lalu tiba-tiba Supri mendatangiku dan bilang kalau ia tidak mau belajar bersama lagi.. Anjas Aneh,, boleh aku minjam kertas itu? menunjuk kertas Arga Ya menyerahkan kertas Anjas memperhatikan kertas itu dengan teliti, lalu berkata. Anjas Melihat kertas ini, aku jadi ingat cara Bu Linda saat mengoreksi ulangan kami. Bu Linda mengganti pilihan jawaban A, B, C, dan D dengan notasi do-re-mi-fa. Dan rasanya aku pernah melihat Bimo menulis notasi seperti ini. Arga Benarkah? Jangan-jangan.. berdiri Anjas Ya, sepertinya mereka curang!! berdiri Ayo, kita lapor. menarik tangan Arga Arga Tapi.. Aku tidak tega.. Anjas Kecurangan ini harus diakhiri! Mereka berdua akhirnya melapor pada Bu Linda, guru BK Anjas Ibu, saat Ulangan IPA kemarin, di kelas X MIPA 6 ada yang curang, Bu!! Bu Linda Curang bagaimana?? Anjas Supri mencontek menggunakan kertas ini. menyerahkan kertas Bu Linda mengambil kertas Apa ini kunci jawaban? Arga IYA, dan notasi itu berjumlah 50, sama seperti jumlah soal IPA.. Bu Linda Hm, baiklah, menurut kalian dari mana Supri mendapatkan kunci jawaban ini? Anjas Dari Bimo, Bu! Saya pernah melihat Bimo menulis notasi yang serupa dengan ini! Dan seingat saya, Bimo bekerja di Bina Karya, tempat percetakan soal ulangan di sekolah ini. Bu Linda Hm akan Ibu katakan ini pada Bu Maria. Arga Baik, terima kasih Bu.. Bu Linda Dan suruh Bimo dan Supri ke BK!! Di kantor guru.. Bu Linda Maria, sepertinya di kelas X MIPA 6 ada yang mencontek saat ulangan IPA.. Bu Maria Benarkah? Siapa? Bu Linda Arga dan Anjas menceritakannya, mereka menemukan kertas ini di loker meja Supri. Bu Maria Jadi Supri mencontek?? Ia mendapatkan nilai 100 saat ulangan IPA. Bu Linda kemungkinan besar begitu. Dan Supri mendapatkan ini dari Bimo! Bimo kan bekerja di Bina Karya.. Bu Maria Kalau begitu, aku harus membuatkan soal yang baru lagi untuk Supri. Bu Linda Ya, dan Aku tadi memanggil mereka berdua ke ruang BK. Ayo, mereka mungkin sudah menunggu. Di ruang BK Bu Maria Supri, apa benar kamu mencontek? Supri Hm.. Ng.. Iyaa,, Bu.. gugup Bu Linda Dari mana kamu mendapatkan kunci jawaban itu? Supri Dari.... Bimo, Bu.... Bu Maria Benarkah Bimo? Bimo Iya.. Bu Maria Kenapa kamu mau memberikan kunci jawaban itu? Bimo Karena.... Supri berjanji akan melunasi SPP saya selama sebulan.. Bu Linda Dan Supri melunasinya? Bimo Tidak.. Bu Linda Supri, mengapa kamu tidak menepati janjimu? Supri Tidak apa-apa.. Tapi, untuk apa saya menepatinya, karena pasti Bu Maria tidak mau mengakui nilai saya.. Bu Maria Ibu memang tidak akan mengakui nilai kamu, karena kamu curang. Tapi, untuk janjimu, bagaimana pun juga kamu harus menempatinya. Supri Baik, Bu. Bu Maria Nah, hukuman untuk kalian berdua, tulis 100 nama ilmiah makhluk hidup. Dan tambahan untuk Supri, kamu harus mengulang ulanganmu. Mengerti? Supri Baik, Bu... Keluar dari ruang BK, Supri mengejar Arga Supri Arga!! Arga Ya, ada apa? Supri Kamu ya yang bilang ke Ibu Maria dan Ibu Linda kalau aku mencontek!! Arga Ya, maaf ya Supri.. Aku hanya ingin kamu sadar.. Supri Tidak apa-apa ko.. aku justru senang punya teman seperti kamu.. Maaf ya dengan kata-kataku tadi... Arga Tidak apa-apa.. Supri Kita belajar bareng lagi, oke? Arga Siap bos.. Mereka lalu tertawa bersama Selamat malam, M Terima kasih atas pertanyaannya. Kehidupan akan selalu di penuhi oleh banyak hal. Tidak selamanya hidup akan selalu senang, gembira namun ada kalanya hidup dipenuhi dengan tekanan, beban, masalah hidup. Jadi ketika ditanyakan kenapa dilahirkan ke dunia, maka tidak ada yang dapat menjawab karena itu adalah kuasa Tuhan. Manusia hanya merencanakan, tetap Tuhan yang menentukkan apakah akan terjadi atau tidak. Untuk itu selama masih diberi kesempatan untuk menjalani kehidupan di dunia, alangkah lebih baiknya untuk mensyukuri dan menikmati hidup dengan segala suka, duka, masalah, serta kepelikan hidup. Beberapa cara untuk menikmati hidup Lebih sering melakukan motivasi diri dengan kata-kata positif. Hindari media sosial ataupun hal-hal yang membuat jadi membandingkan dengan kehidupan orang lain. Bersosialisasi, menambah pertemanan yang membawa ke arah yang positif. Melakukan hobi yang menyenangkan, misal membaca buku, menggambar, bermain musik. Berolahraga, tidak perlu yang berat seperti aerobik, dengan berjalan kaki sudah dapat membantu. Apabila rasa yang anda alami terkait hidup ini membuat anda merasa tidak pantas untuk lahir di dunia ini, jangan segan untuk mencari bantuan ke psikolog guna dilakukan konseling dan mencari akar permasalahan serta jalan keluarnya. Anda dapat membaca beberapa forum kami terkait kehidupan seperti berikut Cara meningkatkan semangat hidup? Semangat hidup untuk masa depan. Semoga penjelasan ini bermanfaat. Salam sehat, dr. Farah Bimbingan konseling memiliki sejarah pendirian yang dimulai dari abad ke 19 hingga terbentuk seperti saat ini. Pada awal mulanya bimbingan dan konseling dibuat dari Amerika, dan berkembang hingga disiplin ilmu yang berbeda- beda. Kemudian keilmuan menjadi meluas ke berbagai pelosok bumi dan mulai diterapkan sebagai salah satu program pengembangan manusia yang diterapkan di layanan ini dinilai baik untuk dapat membantu proses pengebangan diri siswa dalam memahami dirinya dan juga dalam proses pengembangan diri mencapai tujuan atau cita- cita yang diinginkan. Bimbingan konseling juga membantu mengatasi siswa dalam menghadapi permasalah yang tidak bisa diselesaikan sendiri. Karena prinsipnya dukungan atau wawasan dari orang lain akan lebih Bimbingan dan KonselingBimbingan dan konseling adalah bentuk pelayanan pada siswa atau peserta didik baik itu secara perorangan maupun kelompok dengan tujuan membantu permasalahan dalam belajar, atau mengembangkan pribadi secara optimal dan mandiri dalam hal belajar dan berbagai jenis kegiatan pendukung lainnya sesuaid engan norma yang berlaku. Bimbingan konseling merupakan upaya yang dilakukan oleh guru atau pembimbing secara proaktif dan memfasilitasi siswa untuk mencapai tingkat perkembangan yang optimal, membentuk perilaku efektif terhadap lingkungan, dan peningkatan fungsi atau manfaat individu dalam lingkungannya. Perubahan perilaku pada individu merupakan hasil interaksi dirinya dengan lingkungan sekitarnya dimana pada lingkungan yang sehat juga akan membentuk karakter yang baik dan sebaliknya. Bimbingan dan konseling memberikan arahan pada siswa dan memegang tanggung jawab terhadap perkembangan lingkungan sebagai bahan interaksi siswa yang dinamis dalam proses perkembangan diri, dan perbaikan jugaSejarah Psikologi PendidikanMetode Psikologi PendidikanTahapan Perkembangan Psikologi AnakPeran Keluarga dalam Mendidik AnakTeori NativismeAwal Mula Bimbingan dan KonselingBimbingan dan konseling ini lahir pada tahun 1908 di Amerika dengan berdirinya vocational bureau pada tahun 1908 oleh Frank Parsons. Frank Parson dikenal juga sebagai Father of The Guedance Movement in America Education. Frank menekankan bahwa penting bagi setiap individu untuk diberikan pertolongan dari orang lain untuk lebih memahami kekurangan dan kelemahan diri sehingga dapat digunakan untuk proses pengembangan diri lebih baik dan menentukan pekerjaan yang cocok bagi kali istilah bimbingan dikenal pada abad ke- 19 hingga awal abad ke 20 di Boston. Pada awalnya istilah ini dikenal dengan berdirinya biro di bidang profesi dan ketenagakerjaan. Tujuannya yaitu untuk membantu pemuda dalam memilih karir atau pekerjaan sesuai dengan keahlian mereka dan juga melatih para guru untuk memberikan layanan bimbingan di masa yang hampir sama, Jasse B Davis juga memulai memberikan layanan konseling di SMA pada tahun 1898. Pada tahun 1907 dia mencoba memasukkan program bimbingan ke dalam pensisikan siswa SMA di Detroit. Eli Weaver pada tahun 1905 mendirikan Students Aid Committee of High School di Newyork dan dalam mengembangkan komitenya, dia berada pada suatu kesimpulan. Kesimpulan yang dikemukakannya yaitu bahwa siswa membutuhkan saran dan konsultasi sebelum mereka masuk ke dunia tahun 1920 para konselor sekolah di Boston dan New York diharapkan mampu membantu siswa dalam memilihkan pekerjaan yang tepat sesuai dengan keahlian masing- masing individunya. Selama itu pula, pada tahun 1920 an sertifikasi untuk konselor sekolah mulai perkembangannya, mula mula bimbingan konseling dikenal sebagai bimbingan untuk pekerjaan atau karir, namun pada perkembangan lebih lanjut merambah pada bidang pendidikan atau Education Guidance yang dirintid Jasse B. Davis. Dimana bimbingan ini dikenal dengan adanya bimbingan dalam segi kepribadian atau Personal Guidance. Bimbingan konseling juga berkembang di bidang- bidang yang lain seperti pengertian, dan praktek bimbingan konseling terhadap ilmu sosial, budaya, kewarganegaraan, keagamaan, dan lain jugaCara Mengatasi Bipolar DisorderRuang Lingkup Psikologi KepribadianSejarah Psikologi PerkembanganKepribadian DependenCara Mendidik Anak yang Keras KepalaFaktor- Faktor yang Melatarbelakangi Perkembangan Bimbingan KonselingAdapun upaya bimbingan konseling secara profesional pada mulanya lahir di Amerika Serikat dan berkembang di abad ke 20. Banyak faktor yang menyebabkan perkembangan bimbingan konseling sampai saat ini dan masuk ke berbagai disiplin ilmu dan juga institusi institusi pendidikan seperti sekolah. Berikut ini faktor- faktor yan gmempelopori perkembangan bimbingan konseling, yaituPerhatian dari pemerintah terhadap penduduk imigran yang datang ke Amerika Serikat di kawasan Eropa, dimana mereka membutuhkan pekerjaan yang layak. Dari situlah kemudian layanan biro- biro vocasional pemerintahan dibentuk dan melalui penyuluhan penyuluhan mengarahkan bakat dan minat masyarakat agar pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan keahlian dan kegemaran Kristen bahwa dunia merupakan tempat pertempuran antara kekuatan baik dan buruk. Atas dasar ini lembaga pendidikan mewajibkan diri untuk memberikan pelajaran terkait moral kebaikan untuk membentuk anak didiknya perilaku baik dan bagaimana menghindarkan diri dari disiplin mental yang pada awalnya dikembangkan dari perlakuan manusiawi kepada orang- orang dengan gangguan jiwa dan berada di Rumah Sakit. Kemudian disiplin ilmu ini memberikan gerakan antisipatif terhadap orang orang dengan resiko gangguan mental di masyarakat. Mereka beranggapan bahwa gangguan mental mampu dicegah sejak dini dengan diberikannya dukungan melalui bimbingan dan pemeriksaan psikologis semakin mengembangkan sayapnya dalam membuat instrumen instrumen untuk menguji kepribadian seseorang dan juga sebagai tes seleksi karyawan di berbagai federal mengangkat beberapa konselor untuk memberikan bimbingan karier, pendidikan karier, dan penanggulangan kenakalan remaja, antisipasi obat bius, dan lain terapi penyakit non directif atau clinet centered therapy/ terapi berfokus pada klien yang dikembangkan oleh Carl Rogers. Carl menggantikan pendekatan otoriter paternalistic dengan pendekatan pada potensi masing- masing individu dari jugaPeran Guru dalam Proses PembelajaranCiri Ciri Anak Cerdas IstimewaKarakteristik Anak BerbakatDampak Anak Sering DimarahiCara Mengetahui Bakat Anak Sejak DiniKontribusi terhadap Pembangunan dan PendidikanPakar pendidikan meyatakan bahwa pendidikan merupakan proses pembentukan manusia atau juga investasi manusia. Menurut pendapat ini, pembangunan pendidikan merupakan proses pengembangan sumber daya manusia yang adalah suatu upaya pengembangan manusia untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Untuk mencapai tujuan yang optimal berkaitan dengan pensisikan sebagai pengembangan sumber daya manusia dalam sistem persekolahan, maka perlu adanya suatu program layanan untuk pengembangan individu atau siswa secara optimal. Disinilah layanan bimbingan dan konseling berperan penting dalam sistem dan konseling yang komprehensif diberikan pada siswa agar siswa mampu memahami dirinya lebih dalam dan menyesuaikan diri dengan proses pembelajaran sehingga tergali minat, bakat, potensi, dan nilai- nilai lain yang baik, selain itu juga memahami kondisi lingkungan yang serba berubah seperti dunia kerja yang kelak mereka masuki, serta persiapan dan perencanaan masa zaman yang semakin canggih menimbulkan dampak peningkatan dalam keilmuan manusia. Dengan adanya bimbingan dan konseling maka perlu dikaji kembali aspek aspek yang melatar belakangi bimbingan dan penyuluhan yaitu Aspek KulturalPerkembangan zaman yang canggih di bidang kehidupan manusia tidak terlepas fungsinya sebagai manifestasi untuk membantu manusia berkembang dan memecahkan berbagai macam persoalan akibat modernisasi. Lembaga pendidikan juga hendaknya membantu individu maupun kelompok untuk dapat berkembang. Aspek PendidikanPendidikan memberikan kegiatan yang baik dan ideal dan mencakup tiga aspek yaitu pengajaran kurikuler, keppemimpinan dan pembinaan siswa untuk menghindari kesulitan belajar. Bimbingan dilakukan pada siswa untuk menentukan keberhasilan siswa dalam proses belajar dan membantu mengatasi kesulitannya. Sehingga siswa mambu belajar semaksimal mungkin menuju keberhasilan yang sudah dicita- citakan. Aspek PsikologisSiswa dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah yang artinya kecenderungan untuk mengabaikan kegiatan sekolah tidak ada, tidak membuat gaduh, tidak menyendiri dan menghargai persoalan- persoalan sekolah. Seorang siswa yang tidak mampu menjadi peran siswa, maka butuh penanganan serius terkait dengan kenakalan. Hal ini dibutuhkan penanganan khusus berupa bimbingan dan penyuluhan dari guru agar siswa mampu menngenali mana yang seharusnya dia lakukan dan mana yang tidak. Dengan lebih mengenali siswa dan maksud tujuan kenakalan yang dilakukan, maka proses pembentukan karakter atau perubahan perilaku bisa dilakukan dengan lebih baik. Aspek LingkunganSiswa mungkin sekali melakukan kenakalan kenakalan yang tidak terpantau atau di luar sekolah, sehingga dibutuhkan bimbingan secara khusus untuk membekali siswa bagaimana berperilaku baik sampai pulang ke rumah masing- ini, tujuan program bimbingan dan konseling pada sistem persekolahan adalah untuk memberikan layanan yang mendukung tercapainya cita- cita nasional. Program bimbingan dan konseling secara aktif mampu membangun nasional melalui bibit- bibit manusia muda yang terus berkembang untuk negara. Bimbingan dan konseling membantu menemukan potensi baik dalam diri siswa untuk dikembangkan sesuai dengan cita- program bimbingan dan konseling ini lebih kepada pengembangan daripada sifat kuratif. Seorang siswa dapat berkembang dinilai dari sejauh mana dia mampu mengenal dirinya dan lingkungannya, prospek masa depan, cita- cita dan peranan dalam masyarakat serta motivasi atau semangat untuk meraih tujuan bimbingan dan konseling adalah untuk mengembangkan kemampuan individu dalamMemahami diri nya terhadap minat, bakat, kamampuan, kelemahan, dan nilai nilai lainMemahami lingkungan atau kesempatan yang tersedia yang menunjang karier, pendidikan, pekerjaanMemilih alternatif karir dan pekerjaan maupun kondisi yang menghambat kemajuanMengambil tindakan aktualisasi cita- cita dalam meraih masa jugaMacam Macam BakatCara Mengetahui Bakat Diri SendiriPengertian Bakat Menurut Para AhliCara Melatih Mental Agar BeraniCara Menguatkan Mental Diri SendiriBimbingan dan konseling berperan penting dalam perkembangan anak di usia sekolah dan dalam layanan persekolahan sebagai layanan untuk mengembangkan diri siswa mencapai pribasi atau karakter yang mampu berperilaku baik, dan mampu mencapai cita- citanya. Guru disini memiliki peran penting dalam berjalannya layanan bimbingan dan konseling ini.

untuk apa aku lahir dan hidup materi bk